Rabu, 07 Januari 2026

Bahan Ajar Sekolah Minggu (Pelayanan Anak dan Remaja) Seri Tokoh Alkitab Ishak

 Hallo, maaf saya lama baru kembali posting di blog ini. Awal tahun ini saya posting bahan ajar sekolah minggu untuk membantu teman-teman guru par yang mungkin membutuhkan inspirasi bahan ajar. Untuk postingan kali ini, saya membuat seri bahan ajar tokoh Alkitab dan dimulai dari tokoh Ishak. Bahan ajar ini saya buat mengikuti bahan ajar di tempat pelayanan saya. Kami sudah selesai membahas tokoh Alkitab dari Adam sampai Abraham dan tahun ini dibuka dengan tokoh Ishak. Tujuannya agar anak-anak belajar tentang tokoh Alkitab dan meneladani hal baik mereka. 

BAHAN AJAR PAR

TEMA: ISHAK, ANAK ABRAHAM-TELADAN IMAN DAN KETAATAN

Tujuan umum:

Anak-anak mengenal tokoh Ishak, memahami hubungannya dengan Abraham dan Allah, serta meneladani iman, ketaatan dan kasih Allah dalam kehidupan sehari-hari.

MINGGU 1: LATAR BELAKANG ISHAK DAN JANJI ALLAH (KEJADIAN 21:1-7)

BAHAN AJAR MINGGU 1

TEMA: PERCAYA KEPADA JANJI ALLAH

Tujuan umum: Anak mau setia dan percaya menunggu janji Allah dengan cara mengasihi Tuhan dan sesama.

LAGU-LAGU (NYANYIKAN DI PEMBUKAAN IBADAH DAN JIKA MASIH ADA LAGU PENUTUP DI KELAS GUNAKAN LAGU YANG ADA DALAM DAFTAR INI) 

1. YESUS SAYANG PADAKU

2. YESUS CINTA SEMUA ANAK

3. DALAM YESUS KITA BERSAUDARA

4. AKU PERCAYA

5. JANJIMU TUHAN

6. JALAN SERTA YESUS

7. KJ 445 HARAP AKAN TUHAN

PENJELASAN BAHAN

KEJADIAN 21: 1-7

Kejadian 21:1-7 menceritakan tentang penggenapan janji Allah kepada Abraham dan Sara tentang kelahiran seorang anak yang akan menjadi ahli waris Abraham. Ishak lahir pada masa tua Abraham dan Sara. Peristiwa ini menunjukkan bahwa Tuhan setia pada janji-Nya, tidak ada yang mustahil bagi Allah dan Ia bekerja pada waktu yang tepat. 

Ayat 1 dan 2 menegaskan bahwa Tuhan memperhatikan Sara dan melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya sehingga Sara mengandung dan melahirkan Ishak di usia lanjut, sesuai waktu yang ditetapkan Allah

Kelahiran ishak menunjukkan ketaatan dan kepercayaan Abraham dan Sara kepada janji Tuhan. Kemudian, anak mereka diberi nama Ishak yang berarti Allah telah membuat aku tertawa, karena Ishak berarti tertawa. Ketika Tuhan berfirman bahwa Sara akan mengandung, ia tertawa di belakang tenda sebab ia tidak percaya bahwa ia akan hamil di usia tua. Allah mengubah tawa ketidakpercayaan Sara menjadi tawa sukacita. 

Abraham adalah orang yang taat kepada janji Allah dan perintah Allah, sehingga pada hari kedelapan ia menyunat Ishak sebagai tanda perjanjian Allah dengan semua keluarganya. Ketaatan Abraham ditunjukkan dalam perkataan dan perbuatannya. 

Ishak adalah penggenapan janji Allah kepada Abraham dan Sara. Dalam menanti janji itu, Abraham tetap setia menjalankan semua kehendak Tuhan.

Bahan ajar kelas Indria

Tema: Percaya kepada Janji Allah

Bahan alkitab: Kejadian 21:1-7

Ayat hafalan: Lukas 1:37 “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil’

Pendekatan: Cerita sederhana, visual, permainan

Cerita singkat

Adik-adik, hari ini kita akan mengawali cerita kita dengan permainan. Permainannya bernama “menunggu janji”. Adik-adik disilahkan duduk melingkar dan tidak boleh bergerak selama 2 menit (pasang timer). Bagi adik-adik yang tidak bergerak selama 2 menit, ibu guru akan memberikan hadiah. (setelah permainan berakhir berikan hadiah kecil berupa permen)

Nah adik-adik, seperti permainan yang tadi adik-adik mainkan, yaitu menunggu, ada satu bapak di Alkitab juga yang setia menunggu. Ia setia menunggu janji Tuhan. Bapak itu bernama Abraham. Istrinya bernama Sara. Tuhan Allah berjanji bahwa bapa Abraham ini akan memiliki anak, tetapi janji itu lama baru diberikan. Ibu Sara, sudah tua. Tetapi bapa Abraham tetap setia kepada janji Tuhan. Allah tidak pernah lupa pada janji-Nya maka ibu Sara pun hamil dan melahirkan satu anak laki-laki. Anak itu bernama Ishak. Ishak artinya tertawa. Ibu Sara tertawa karena sangat senang

Jadi, Ishak yang lahir dari bapa Abraham dan ibu Sara adalah anak yang dijanjikan Allah kepada mereka. Sama seperti Abraham dan Sara setia menunggu janji Tuhan, maka sebagai anak-anak Tuhan hari ini kita juga harus setia menunggu janji Tuhan. Adik-adik, Tuhan itu sayang kepada kita. Tuhan juga setia menepati janji-Nya. Jadi sebagai anak sekolah minggu tugas kita setia berdoa, setia sekolah minggu dan sayang kepada orang tua. 

Penerapan: Warnai gambar Abraham dan Sara.

Alat dan bahan:

1. Gambar Abraham dan Sara sejumlah anak.

2. Crayon, pensil warna atau spidol warna

akhiri dengan doa bersama (guru ucapkan dan dikuti semua anak): Tuhan, terima kasih karena Engkau setia menepati janji-Mu. Tolong kami percaya kepada-Mu setiap hari. Amin. 

Bahan ajar kelas pra tanggung

Tema: Percaya kepada Janji Allah

Bahan alkitab: Kejadian 21:1-7

Ayat hafalan: Lukas 1:37 “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil’

Pendekatan: Cerita sederhana, visual, permainan

Cerita singkat

Pada suatu hari, Tuhan menepati janji-Nya kepada bapa Abraham dan ibu Sara. Ibu Sara sudah sangat tua dan ia berpikir “Ah, sudah tidak mungkin aku punya bayi”. Tetapi Tuhan itu maha kuasa dan selalu setia dengan janji-Nya. Lalu terjadilah, pada suatu hari, ibu Sara melahirkan seorang anak laki-laki. Bapa Abraham dan ibu Sara sangat bahagia. Bapa Abraham memberikan nama anak itu Ishak. Nama ishak artinya tertawa. Ibu Sara tertawa karena sangat senang

Jadi, Ishak yang lahir dari bapa Abraham dan ibu Sara adalah anak yang dijanjikan Allah kepada mereka. Sama seperti bapa Abraham dan ibu Sara setia menunggu janji Tuhan, maka sebagai anak-anak Tuhan hari ini kita juga harus setia menunggu janji Tuhan. Adik-adik, Tuhan itu sayang kepada kita. Tuhan juga setia menepati janji-Nya. Jadi sebagai anak sekolah minggu tugas kita setia berdoa, setia sekolah minggu dan sayang kepada orang tua. 

Penerapan: Menyusun puzzle gambar Abraham dan Sara dan diwarnai

Alat dan bahan:

1. Gambar Abraham dan Sara sesuai jumlah anak

2. Gunting

3. Lem

4. Crayon/pensil warna

5. Kardus bekas sesuai ukuran kertas untuk menyusun puzzle

Cara kerja: Download gambar Abraham dan Sara. Perbanyak sesuai jumlah anak dan potong-potong membentuk puzzle. Setelah itu bagi per anak potongan-potongan puzzle tadi dan suruh mereka susun kembali dengan cara dilem di kardus bekas atau bahan lain kemudian diwarnai. 

Akhiri dengan doa bersama (guru ucapkan dan diikuti semua anak): Tuhan kami percaya bahwa Engkau selalu menepati janji-Mu. Ajar kami untuk selalu setia kepada-Mu. Amin. 


Bahan ajar kelas tanggung

Tema: Percaya kepada Janji Allah

Bahan alkitab: Kejadian 21:1-7

Ayat hafalan: Lukas 1:37 “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil’

Pendekatan: Diskusi singkat, aktivitas kreatif, hafalan.

Aktivitas:

1. Ajak anak membaca Alkitab bersama (bisa berbalasan laki-laki dan perempuan atau dibaca bersama-sama)

2. Ajukan pertanyaan diskusi:

a. Apakah adik-adik pernah menunggu sesuatu yang sangat adik-adik suka? 

b. Apa yang adik-adik rasa ketika menunggu?

c. Dalam bacaan Alkitab kita, siapakah yang yang menjanjikan anak kepada Sara?

d. Apakah TUHAN menepati janji-Nya kepada Sara?

e. Siapakah nama anak yang lahir dari Sara?

f. Apakah arti nama Ishak?

Setelah anak menjawab pertanyaan, guru menjelaskan bahwa: Tuhan selau menepati janji-Nya kepada manusia, termasuk kepada anak-anak sekolah minggu. Tugas anak sekolah minggu adalah percaya sungguh-sungguh kepada Tuhan, mengasihi teman, mengasihi orang tua, menghormati guru, setia beribadah dan setia pergi ke sekolah.

Akhiri diskusi dengan sama-sama berdoa: (guru ucapkan baru anak-anak ikut)

Ya Tuhan Yesus, tolong kami untuk selalu percaya dan setia kepada-Mu. Amin.

Penerapan:

Mengisi lembaran janji Allah selama 1 bulan

Buatkan lembar berjudul “Janji Allah Kepada……..(isi nama anak)”

Buatkan kolom sebanyak 30 hari dan persilahkan anak mengisi kolom itu setiap hari. Guru dapat memberikan contoh misalnya pada hari pertama ditulis: Aku percaya Tuhan mendengar doaku, hari kedua: aku percaya Tuhan………


Bahan ajar kelas remaja

Tema: Percaya kepada Janji Allah

Bahan alkitab: Kejadian 21:1-7

Ayat hafalan: Lukas 1:37 “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil’

Pendekatan: Diskusi singkat, aktivitas kreatif, hafalan. 

Aktivitas:

Mulai dengan ajak anak berdiskusi singkat dengan ajukan pertanyaan: (10 menit)

1. Pernahkah kamu menunggu sesuatu sangat lama?

2. Apa yang paling tidak kamu sukai dari menunggu

Ajak anak membaca Alkitab: metode: Baca-Diam-Rasakan (15 menit)

Langkah:

1. Baca kejadian 21:1-7 secara perlahan oleh 2-3 remaja

2. Setelah membaca semua diam selama 1 menit

3. Guru bertanya: bagian mana yang paling menarik perhatianmu? Apa yang kamu rasakan dari kisah ini? (jangan langsung menjelaskan, biarkan anak menjawab tetapi jangan dipaksa)

4. Penjelasan inti firman (singkat dan mendalam 10 menit): untuk bagian ini guru perlu memahami dengan benar cerita Abraham dan Sara tentang janji Tuhan mengenai Ishak. Bisa dibaca pada pasal-pasal sebelum pasal 21.

Pokok penjelasannya:

Abraham dan Sara menunggu sangat lama

Secara logika, janji Allah terdengar tidak masuk akal sebab Sara sudah tua dan bagi manusia, Sara tidak mungkin lagi untuk hamil

Tetapi Allah tidak melupakan janji-Nya. Ia menunggu waktu yang tepat

Ishak adalah bukti bahwa Allah bekerja tepat pada waktu-Nya, bukan dalam waktu manusia.

Menunggu janji Allah adalah bukti nyata iman kita kepada-Nya. Dalam menunggu janji Allah itu, Ia sedang membentuk iman kita.

5. Penerapan: Surat Untuk Tuhan (15 menit)

Alat dan bahan:

Kertas untuk menulis surat (bisa dari buku anak-anak atau guru membagi kertas HVS menjadi dua sehingga 1 lembar kertas dapat dipakai 2 orang anak)

Kertas bekas untuk melipat amlop

Lem

Gunting 

Bagikan kertas kepada anak-anak dan minta mereka menulis surat kepada Tuhan yang berisi:

Hal yang sedang mereka tunggu

Perasaan mereka saat ini (jujur)

Diakhiri satu kalimat iman: “Aku mau tetap percaya kepada-Mu Tuhan”

Selesai menulis surat, masukan dalam amplop yang telah dibuat oleh anak-anak dan dilem. Ajak anak berdoa bersama: “Tuhan ajarlah kami percaya seperti Abraham dan Sara. Saat kami harus menunggu, kuatkan iman kami. Amin.”

Semoga bahan ajar ini membantu teman-teman pekerja gereja yang butuh bahan ajar untuk anak-anak sekolah minggu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar