Jumat, 16 Januari 2026

bahan ajar sekolah minggu seri tokoh ishak


TAAT KEPADA KEHENDAK ALLAH (KEJADIAN 26:1-6)

Tujuan umum: Anak belajar untuk setia dan taat kepada perintah Tuhan

LAGU-LAGU (NYANYIKAN DI PEMBUKAAN IBADAH DAN JIKA MASIH ADA LAGU PENUTUP DI KELAS GUNAKAN LAGU YANG ADA DALAM DAFTAR INI)

1.       SETIA,SETIALAH

2.       TAAT

3.       AKU PERCAYA

4.       JANJIMU TUHAN

5.       JALAN SERTA YESUS

6.       KU MAU CINTA YESUS

7.       KJ 422 YESUS BERPESAN

PENJELASAN BAHAN

Konteks kitab kejadian 26 menceritakan perjalanan hidup Ishak sebagai penerus janji Allah kepada Abraham. Pasal ini menunjukkan bahwa Allah tidak berhenti pada satu generasi, tetapi berlanjut kepada keturunannya.

Dalam cerita ini, terjadi kelaparan di negeri kanaan. Secara logis, Mesir adalah tempat aman karena terkenal sebagai lumbung pangan. Tetapi Allah secara langsung memerintahkan Ishak untuk tidak pergi ke Mesir, melainkan tinggal di negeri yang Allah tunjukkan yaitu Gerar.

Isi utama teks:

1.       Allah memberi perintah (ayat 2-3)

2.       Allah memberi janji penyertaan dan berkat (ayat 3-5)

3.       Ishak taat meskipun situasi sulit (ayat 6)

Pesan teologis:

1.       Ketaatan kepada Allah seringkali menuntut kepercayaan bukan kenyamanan

2.       Janji Allah menyertai ketaatan, bahkan di tengah krisis

3.       Taat bukan hanya mendengar, tetapi melakukan kehendak Allah.

Bahan ajar kelas Indria

Tema: Taat kepada Kehendak Allah

Bahan Alkitab: Kejadian 26:1-6

Ayat hafalan: Ulangan 27:10a “Sebab itu engkau harus mendengar suara Tuhan Allahmu”

Pendekatan: permainan interaktif, cerita sederhana dan mewarnai

Awali dengan permainan “Ikuti Perintah”. Guru dapat mencotohkan gerakan sederhana lalu anak diminta mengikuti.

Setelah permainan jelaskan arti permainan itu, yaitu mendengar perintah dan melakukannya. Taat kepada Tuhan artiny mendengar  firman Tuhan dan melakukannya. Dalam cerita hari ini, ada seorang bapak yang sangat taat kepada Tuhan. Pada suatu saat, ada bencana kelaparan di negeri Kanaan. Kelaparan artinya hujan tidak turun, tanaman tidak tumbuh dan makanan susah didapat. Seorang bapak yang tinggal di Kanaan, mau pergi ke Mesir, karena di Mesir ada makanan. Tetapi…..Tuhan Allah berfirman supaya bapak itu tinggal di negeri namanya Gerar. Tuhan Allah berjanji bahwa Tuhan Allah akan memberkati bapak itu bersama keluarganya. Bapak itu memilih taat kepada firman Tuhan dan tinggal di Gerar. Bapak itu taat kepada Tuhan dan Tuhan memberkatinya. Nah adik-adik, nama bapak itu adalah Ishak, anak dari bapak Abraham. Ishak juga anak yang taat kepada perintah Tuhan seperti bapak Abraham. Adik-adik, Tuhan senang kalau kita mendengar dan melakukan Firman Tuhan dan Tuhan akan memberkati anak yang taat kepada perintah Tuhan.

Alat dan bahan:

1.       Gambar Ishak sejumlah anak.

2.       Crayon, pensil warna atau spidol warna

akhiri dengan doa bersama (guru ucapkan dan dikuti semua anak): Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu memberkati kami. Tolong kami untuk taat kepada-Mu setiap hari. Amin

 

Bahan ajar kelas Pra tanggung

Tema: Taat kepada Kehendak Allah

Bahan Alkitab: Kejadian 26:1-6

Ayat hafalan: Amsal 3:5a “Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu”

Pendekatan: cerita sederhana, aktivitas

Suatu hari, negeri tempat Ishak tinggal yaitu tanah Kanaan mengalami kelaparan. Hujan tidak turun, tanaman susah tumbuh dan manusia susah dapat makanan. Ishak mau pergi dari Kanaan ke Mesir karena di Mesir ada banyak makanan. Tetapi Tuhan berkata kepada Ishak untuk jangan pergi ke Mesir, tinggal di Gerar dan Tuhan akan memberkati serta menyertai Ishak.

Perintah Tuhan rasanya sulit. Tinggal berarti berani percaya. Pergi terasa lebih aman. Tetapi Ishak memilih percaya kepada Tuhan. Ia tetap tinggal, meskipun tidak mudah.

Tuhan menepati janji-Nya. Ishak mengalami pertolongan Tuhan.

Taat kepada Tuhan artinya percaya, walau pilihan itu terasa sulit. Contohnya saat ingin melawan orang tua kita belajar taat. Atau saat takut, kita belajar percaya kepada Tuhan.

Penerapan:

Menulis kartu komitmen

Alat dan bahan: kertas dan pulpen

Bagikan kertas kepada anak-anak (1 lembar HVS dibagi 8). Minta anak menulis kalimat “Aku mau taat kepada Tuhan dengan cara………….”

Akhiri dengan doa bersama: Ya Tuhan, tolonglah kami supaya kami selalu taat kepada firman-Mu dan mengasihi sesama kami. Amin.

 

 

 

Bahan ajar kelas tanggung

Tema: Taat kepada Kehendak Allah

Bahan Alkitab: Kejadian 26:1-6

Ayat hafalan: Yohanes 14:15 “Jika kamu mengasihi Aku, kamu menuruti perintah-Ku”

Pendekatan: diskusi

Awali kelas dengan membaca bersama kejadian 26:1-6 (bisa dibaca bersama atau berbalasan ayat bernomor genap oleh perempuan dan ayat bernomor ganjil oleh laki-laki)

Pertanyaan diskusi:

1.       Apakah nama tempat yang menjadi tujuan Ishak ketika kelaparan datang ke Kanaan?

2.       Siapakah nama raja orang Filistin?

3.       Apa perintah Allah kepada Ishak (ayat 2)?

4.       Apa janji Allah kepada Ishak ketika Tuhan melarang Ishak pergi ke Mesir?

5.       Di manakah Ishak tinggal setelah Allah melarang dia ke Mesir?

6.       Menurut adik-adik, mengapa Ishak memilih taat kepada perintah Tuhan?

Adik-adik terkasih, Ishak memilih taat kepada Tuhan karena ia percaya sungguh kepada Tuhan. Cerita Ishak mengajarkan kita untuk percaya sungguh-sungguh kepada Tuhan. Taat kepada peruntah Tuhan. Taat kepada Tuhan bukan karena takut dihukum atau masuk neraka, tetapi karena kita mengasihi Tuhan. Taat berarti percaya bahwa Tuhan tahu yang terbaik untuk kita.

Penerapan: belajar studi kasus

Bagi kelompok kelas menjadi 3 kelompok, masing-masing kelompok diminta mendiskusikan satu kasus. Cerita kasus ini dapat diperbanyak untuk dibagikan kepada setiap kelompok

Kasus 1

Judul: ikut teman atau taat?

Cerita kasus:

Suatu hari, Jeremi dan teman-teman sedang bermain di sekolah. Saat jam istirahat, beberapa teman mengajak Jeremi keluar kelas tanpa izin guru. Temannya berkata: “tenang saja, semua juga ikut. Guru tidak akan tahu’. Jeremi tahu bahwa aturan sekolah melarang keluar kelas tanpa ijin. Ia juga ingat bahwa orangtuanya selalu mengajarkan untuk taat kepada aturan.

Jeremi bingung. Kalau ia menolak, teman-temannya bisa mengejek dan tidak mau lagi berteman dengannya. Tetapi kalau iktu, ia tahu itu tidak benar

Pertanyaan diskusi:

1.       Pilihan apa saja yang dimiliki Jeremi?

2.       Menurutmu, pilihan mana yang sesuai kehendak Tuhan?

3.       Apa yang mungkin dirasakan Jeremi jika ia taat?

4.       Apa yang bisa terjadi kalau Jeremi memilih ikut teman-temannya?

 

Kasus 2

Judul: Jujur atau Aman?

Cerita:

Ketika ulangan, Bintang melihat jawaban temannya. Ia belum selesai mengerjakan dan waktu hampir habis. Temannya berbisik “kamu boleh melihat jawabanku”. Bintang tahu bahwa menyontek itu salah. Ia ingin dapat nilai bagus tetapi juga taat kepada Tuhan.

Pertanyaan

1.       Apa yang membuat Bintang ragu menyontek?

2.       Apa yang akan kamu lakukan jika kamu adalah Bintang?

3.       Mengapa kejujuran penting bagi Tuhan?

4.       Bagaimana perasaanmu jika tetap memilih tidak menyontek tapi nilaimu biasa saja?

 

Kasus 3

Judul: Pilihan yang tidak mudah

Cerita

Hari minggu pagi, Riko ingin ke pantai untuk ambil meting. Tetapi hari itu, keluarganya mengajak Riko ke gereja. Riko berkata dalam hati “Kalau aku pergi pantai sekarang, pasti aku dapat banyak meting”. Ia tahu bahwa beribadah adalah cara untuk menghormati Tuhan tetapi keinginannya untuk ke pantai sangat besar.

Pertanyaan

1.       Apa yang membuat pilihan Riko sulit?

2.       Mengapa beribadah itu penting?

3.       Bagaimana cara Riko tetap taat tanpa merasa terpaksa?

4.       Pernahkah kamu mengalami hal yang sama seperti Riko?

 

Catatan untuk guru:

Biarkan anak menjawab sesuai pengetahuan mereka. Tugas guru adalah mengarahkan anak untuk memahami maksud cerita di atas

Cerita 1: taat kepada Tuhan membuat kita berbeda tetapi Tuhan selalu menyertai

Cerita 2: taat artinya memiliki hati yang jujur bukan hasil yang tidak benar

Cerita 3: taat kepada Tuhan artinya menempatkan Tuhan di atas keinginan sendiri.

 

Akhiri dengan doa bersama: Ya Tuhan, terima kasih atas pernyertaan-Mu kepada kami. Tolonglah kami untuk selalu taat kepada-Mu. Amin.

 

Bahan ajar kelas remaja

Tema: Taat kepada Kehendak Allah

Bahan Alkitab: Kejadian 26:1-6

Ayat hafalan: Yohanes 14:15 “Jika kamu mengasihi Aku, kamu menuruti perintah-Ku”

Pendekatan: diskusi

Awali kelas dengan membaca bersama kejadian 26:1-6 (bisa dibaca bersama atau berbalasan ayat bernomor genap oleh perempuan dan ayat bernomor ganjil oleh laki-laki).

 Jelaskan latar belakang teks bahwa Ishak mengalami krisis ekonomi. Jalan keluar terbaik menurut Ishak adalah pergi ke Mesir. Di sana, ada banyak makanan. Tetapi Tuhan Allah melarang ia ke sana. Tuhan melarang jalan keluar yang menurut Ishak paling aman. Ketaatan membutuhkan keberanian dan iman. Ketaatan artinya setia kepada Tuhan di atas kehendak diri sendiri.

Ajak anak diskusi singkat tentang tema taat atau ikut perkembangan zaman

Pengantar diskusi:

Zaman sekarang, banyak hal dianggap normal karena dilakukan banyak orang. Jika tidak iktu, kita sering dianggap aneh, ketinggalan zaman atau tidak gaul. Tetapi sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk taat kepada kehendak Tuhan.

Pertanyaan diskusi:

1.       Apayang dimaksud dengan “perkembangan zaman”? (misalnya gaya hidup, pergaulan, tren media sosial, cara berbicara, cara berpakaian,  sikap terhadap kejujuran)

2.       Pernahkah kamu berada di kondisi harus memilih antara ikut teman atau melakukan yang benar? Bagaimana perasaanmu saat itu?

3.       Menurutmu mengapa taat kepada Tuhan kadang terasa lebih sulit daripada ikut arus?

4.       Apa resiko jika kita selalu mengikuti perkembangan zaman tanpa berpikir?

5.       Bagaimana cara tetap taat kepada Tuhan tanpa merasa terasing atau sendirian?

Refleksi:

Ishak hidup di masa sulit, semua orang memilih jalan yang kelihatan aman. Tetapi Ishak memilih taat kepada Tuhan. Ketaatan Ishak bukan karena dia kuat, tetapi karena ia percaya Tuhan setia.

Penutup: taat kepada Tuhan bukan berarti menolak perkembangan zaman tetapi berani hidup dengan nilai yang benar di tengah-tengah arus perkembangan dunia.

Penerapan: ajak anak menulis komitmen untuk melakukan ketaatan kepada Tuhan dalam minggu ini misalnya jujur, menggunakan media sosial dengan bijak, sikap kepada orang tua atau soal pergaulan dengan teman). Bagikan kertas kepada anak dan minta mereka menuliskan komitmen mereka dalam minggu ini. Satu kertas HVS dapat dibagi 8 dan diberikan kepada setiap anak. Kartu komitmen itu dipegang oleh anak-anak untuk dilakukan dalam minggu ini.

Akhiri dengan doa bersama. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar